Kondisi Bisnis Tak Pasti Karena Corona?

Bagai Mana Menyikapi Kondisi Bisnis Tak Pasti Karena Corona?

Dapat di katakan bahwa sekarang ini yakni kondisi yang tak pasti yaa kita masih belum tahu kapan akan berakhir wabah corona ini akan hilang dari bumi tercinta ini

Masih tetap seperti kemarin kita bekerja dan beraktifitas dari rumah saja dan keluar rumah cuma dalam kondisi yang mendesak

Memandang ini di sekeliling kita banyak pekerjaan harian yang di liburkan oleh atasannya ada yang bekerja sebagai tukang bangunan juga libur dan ada di sebelah sana tukang servis radiator juga sepi pekerjaan mungkin yang punya kendaraan beroda empat menangguhkan dulu menservis kan mobilnya karena tahun ini tak di bawa mudik pulang kampung

Sangat berbeda dengan tahun tahun kemarin sampek lembur

Melainkan bengkel di sebelahnya yakni bengkel sepeda motor tak sepi kerjaan tampak dua tiga sepeda lagi di bongkar mesinnya

Jadi rezeki masing masing kita telah di atur oleh yang maha arif yakni Allah yang maha kuasa yang maha ESA

Segala sebagai makluk Allah telah berupaya dengan semampu mampunya dan Allah penentu segalanya bagus kelahiran,kematian, jodoh ataupun rezeki

Lalu bagaimana menyukai kondisi seperti sekarang ini?Allah telah memerintahkan untuk merubah nasib yakni dengan sistem menggunakan akal dan pikiran untuk mencari solusi

Allah telah menegaskan bahwa tak akan merubah suatu kaum sebelum kaum itu sendiri merubahnya

Juga Allah tak akan mengaji seorang hamba di luar batas kemampuanya

Ada hikmah di balik kondisi yang tak pasti seperti sekarang ini yakni telah di tegaskan bahwa kita patut menjaga keseimbangan ini memiliki makna yang dalam manusia dI suruh menjaga keseimbangan tetapi apa yang telah di lakukan oleh kebanyakan manusia

Mereka melupakan akan perintah untuk menjaga keseimbangan mereka menuruti hawa nafsunya teladan yang bisa kita lihat banyak pohon mereka tebang akibatnya tanah longsor dan terjadi bencana

Dalam kondisi yang belum pasti ini mari kita perbaiki diri mari berinstrokpeksi sudahkah lurus tingkah laku kita sudahkah kita menjalankan perintahNya yakni menjaga keseimbangan

Kita mulai dari diri sendiri mari membetulkan perilaku kita dengan sebuah motto semua kebaikan akan kembali terhadap diri kita sendiri

Ini sebuah solusi yakni mulai dari diri sendiri bertingkah yang bagus dan menjauhi perbuatan yang akan merugi kan orang lain dan diri sendiri

Demikian semoga bermanfaat